Monitoring persiapan sarana dan prasarana akreditasi internasional AQAS

Dalam rangka mendukung visi mewujudkan Universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional, Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengajukan akreditasi internasional Agency for Quality Assurance (AQAS). Adapun prodi yang diajukan pada akreditasi AQAS yaitu sebagai berikut:

  1. Fakultas Ilmu Pendidikana. Bimbingan dan Konselingb. PG-PAUD
  2. Fakultas Bahasa dan Senia. Pendidikan Bahasa Arab
    b. Pendidikan Bahasa Inggris
    c. Sastra Inggris
  3. Fakultas Ilmu Sosiala. Geografi
  4. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alama. Pendidikan Kimia
    b. Pendidikan Fisikac. Pendidikan Matematika
  5. Fakultas Teknika. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
  6. Fakultas Ilmu Keolahragaana. Ilmu Keolahragaan
  7. Fakultas Ekonomia. Pendidikan Ekonomi b. Manajemenc. Akuntansi
  8. Fakultas Hukum
    a. Ilmu Hukum

Menjelang pelaksanaan asesmen lapangan telah dilakukan berbagai macam persiapan dan saat ini sedang berlangsung. Selain menyiapkan borang Self Evaluation Report (SER), prodi juga mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung untuk memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan. Untuk memastikan seberapa jauh kesiapan prodi dalam menghadapi asesmen lapangan, perlu dilakukan monitoring kesiapan terkait sarana dan prasarana yang tersedia. Monitoring dilaksanakan pada tanggal 14 – 17 September 2020 oleh tim dari Badan Penjaminan Mutu (BPM) UNNES. Monitoring yang dilakukan meliputi kesiapan ruang kuliah, perpustakaan, laboratorium, fasilitas bagi diffabel, P3K dan sarana pendukung lainnya. Dari hasil monitoring tersebut ditemukan masih banyak sarana dan prasarana yang belum memenuhi ketentuan standar internasional, sehingga perlu disesuaikan dengan ketentuan yang telah disepakati. Masukan dari tim monev, prodi dihimbau untuk segera memperbaiki sarana dan prasarana yang kondisinya kurang terawat serta melakukan pengadaan barang atas sarana dan prasarana yang sudah tidak memungkinkan untuk dapat digunakan lagi atau sudah tidak layak pakai dengan mengganti sarana dan prasarana yang baru. Akreditasi ini dimaksudkan untuk mendapatkan pengakuan bertaraf internasional, sehingga diharapkan UNNES sebagai salah satu Universitas Negeri di Indonesia mampu bersaing dengan dunia internasional. Persaingan tersebut membutuhkan kinerja sumber daya manusia dan dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Sumber daya manusia yang meliputi dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan diharapkan memiliki kemampuan dan kemauan yang tinggi untuk belajar dan meningkatkan produktifitas, sehingga memiliki kualitas yang dapat diandalkan. Sarana dan prasarana pendukungpun harus diperhatikan perawatannya agar dapat menjadi pendukung pelaksanaan operasional kegiatan akademik dengan baik.

Rapat Koordinasi Persiapan Monev Awal Perkuliahan Semester Gasal 2020/2021

Menyambut awal perkuliahan mahasiswa pada semester gasal tahun akademik 2020/2021 di Universitas Negeri Semarang (UNNES), persiapan yang dilaksanakan adalah rapat koordinasi dan pelaksanaan monitoring evaluasi awal kuliah, Senin 7 September 2020 di Ruang Rapat Rektor, dihadiri para Pejabat UNNES bersama Badan Penjaminan Mutu. Kegiatan ini dalam rangka untuk kelancaran pelaksanaan perkuliahan di awal semester gasal pada Masa Pandemi.

Aspek yang dimonitor adalah sarana dan prasarana perkuliahan diantaranya sistem informasi pendukung akademik, kesiapan dosen dan mahasiswa, dan infrastruktur perkuliahan.

Workshop Kurikulum & Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis OBE (Outcome Based Education)

BAN-PT berencana menggunakan Outcome Based Education (OBE) sebagai penyempurnaan terhadap system akreditasi nasional yang selama ini digunakan. Hal ini sejalan dengan sebagian besar lembaga akreditasi/sertifikasi internasional yang telah menggunakan OBE sebagai basis evaluasinya. Hal tersebut penting bagi para pemangku kepentingan di dunia pendidikan tinggi, untuk menguasai penerapan OBE di setiap institusi. Dalam operasional lingkup program studi, paradigma OBE diimplementasikan dalam bentuk kurikulum dan perangkat pendukungnya. Kurikulum merupakan blue print proses pendidikan yang dapat menentukan mutu lulusan dari suatu program studi untuk membantu Perguruan Tinggi dan Program Studi menguasai implementasi OBE dan penjamin mutunya mulai dari menyusun, melaksanakan, mengakses dan mengevaluasi RPS berbasis outcome.

Sejalan dengan hal tersebut, pada hari Kamis, 13 Agustus 2020 Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Workshop Workshop Kurikulum & Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis OBE secara daring yang bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan kemampuan dan pemahaman dosen Fakultas terkait Outcome Based Education.
  2. Mendapat kemampuan dan penguasaan pengetahuan terkait materi yang diberikan ahli pakar yang kompeten di bidangnya
  3. Sebagai wadah bagi dosen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada para mahasiswa, sekaligus memantapkan kurikulum dan kualitas SDM sesuai visi misi yang diharapkan.

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Zaenuri, M.Si. diikuti oleh Wakil Direktur Bid Akademik & Mawa PPs, Para Profesor, Ketua Jurusan maupun koordinator Prodi, Tim BPM, Ketua Gugus Penjaminan Mutu, Tim taskforce akreditasi internasional dengan mengundang Dr. Ir .Syamsul Arifin, MT dari ITS Surabaya dan Prof. Dr. Edy Cahyono, M.Si Dosen Universitas Negeri Semarang sebagai narasumber. Selain itu mengudang beberapa perguruan tinggi mitra sebagai berikut Uniiversitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Tanjung Pura, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Negeri Yogjakarta (UNY), Universitas Andalas, Universitas Negeri Padan, Universitas Negeri Malang, Universitas PGRI Semarang, Universitas PGRI Yogyakarta, Universitas PGRI Madiun, Akper Kesdam Diponegoro, Politeknik Negeri Loksumawe, Universitas Batik Surakarta, Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Diharapkan dengan adanya workshop ini dapatk memberikan wawasan kepada seluruh peserta mengenai perkembangan kurikulum sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing.