Workshop Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkungan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang

Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang  melaksanakan Workshop Standar Operasional Prosedur (SOP) kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Laras Asri Salatiga

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 28 Februari 2020, kegiatan ini bermaksud agar peserta mampu mengelola tugas pokok, kewajiban dan fungsi masing-masing sesuai dengan tugasnya. “dengan agenda workshop penyusunan SOP ini menjadi harapan besar kami untuk memperkuat persiapan akreditasi Tujuan pembuatan SOP adalah untuk menjelaskan perincian atau standar yang tetap mengenai aktivitas pekerjaan yang berulang-ulang yang diselenggarakan dalam suatu organisasi. SOP yang baik adalah SOP yang mampu menjadikan arus kerja yang lebih baik, menjadi panduan untuk karyawan baru, penghematan biaya, memudahkan pengawasan, serta mengakibatkan koordinasi yang baik antara bagian-bagian yang berlainan di dalam instansi

Kegiatan ini menghadirkan Bapak Agung Yulianto S.Pd. M.Si selaku ketua Badan Penjaminan Mutu dari Universitas Negeri Semarang. Beliau menyampaikan, bahwa SOP adalah serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan administrasi pemerintahan, bagaimana dan kapan harus dilakukan, di mana dan oleh siapa dilakukan. Ada beberapa prinsip penyusunan SOP yaitu;

Pertama, SOP harus ditulis secara jelas, sederhana dan tidak berbelit-belit sehingga mudah dimengerti dan diterapkan untuk satu kegiatan tertentu.

Kedua, SOP harus dapat menjadi pedoman yang terukur baik mengenai norma waktu, hasil kerja yang tepat dan akurat, maupun rincian biaya pelayanan dan tatacara pembayaran bila diperlukan adanya biaya pelayanan.

Ketiga, SOP harus dapat memberikan kejelasan kapan dan siapa yang harus melaksanakan kegiatan, berapa lama waktu yang dibutuhkan dan sampai di mana tanggung jawab masing-masing pejabat/pegawai.

Keempat, SOP harus mudah dirumuskan dan selalu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan kebijakan yang berlaku. Dan, Kelima,SOP harus dapat menggambarkan alur kegiatan yang mudah ditelusuri jika terjadi hambatan.

Rapat Koordinasi Persiapan Monev Awal Perkuliahan Semester Genap 2019/2020

Menyambut awal perkuliahan mahasiswa pada semester genap tahun akademik 2019/2020 di Universitas Negeri Semarang (UNNES), persiapan yang dilaksanakan adalah rapat koordinasi dan pelaksanaan monitoring evaluasi awal kuliah, Senin 2 Mared 2020 di Ruang Rapat Rektor, dihadiri para Pejabat UNNES bersama Badan Penjaminan Mutu. Kegiatan ini dalam rangka untuk kelancaran pelaksanaan perkuliahan di awal semester genap.

Aspek yang dimonitor adalah sarana dan prasarana perkuliahan diantaranya sistem informasi pendukung akademik, kesiapan dosen dan mahasiswa, dan infrastruktur perkuliahan.

Rapat Kerja Biro Akademik, Kerjasama dan Kemahasiswaan (BAKK) dan Unit Kerja Bidang I, III, IV

Badan Penjaminan Mutu (BPM) sebagai salah satu unit di bawah koordinasi Bidang Akademik mengikuti rapat kerja yang diselenggarakan oleh Rektorat pada tanggal 25 – 27 Februari 2020 di Nava Hotel Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah. Rapat kerja diselenggarakan oleh Biro Akademik, Kerjsama dan Kemahasiswan (BAKK) dan diikuti oleh kurang lebih 113 peserta yang terdiri dari tim unit kerja bidang I, III, IV. Dr. Abdurrahman, M.Pd. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan membuka kegiatan serta memberikan arahan pelaksanaan kegiatan dilanjutkan sambutan dari Prof. Dr. Zaenuri, M.Si., Akt. Selaku Wakil Rektor Bidang Akademik.

Agenda kegiatan hari pertama diisi dengan paparan dari seluruh unit kerja peserta rapat kerja. Unit kerja memaparkan hasil evaluasi kinerja tahun 2019 dan rencana program kerja untuk tahun 2020. Hari kedua diawali dengan kegiatan outdoor dalam bentuk outbond untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan dan melatih kerjasama tim. Selanjutnya diadakan diskusi antar bidang yang merupakan inti kegiatan rapat kerja yang dipimpin oleh Dr. Amir Mahmud, M.Si. Pada diskusi kali ini diberikan kesempatan semua unit kerja untuk menyampaikan permasalahan yang terjadi selama ini di unit masing-masing. Diskusi ini bertujuan untuk memberikan solusi bersama atas kendala-kendala yang terjadi di unit kerja. Penutupan pada hari ketiga dengan penyimpulan atas laporan dan diskusi yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Dengan adanya kegiatan rapat kerja antar bidang ini diharapkan akan memberikan dampak positif atas produktifitas kinerja unit serta memberikan jawaban yang solutif atas kendala yang terjadi selama ini untuk ditemukan jalan keluarnya.