BPM UNNES Selenggarakan Sosialisasi SAPTO

Dalam memperkuat kesiapan penggunaan Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO), BPM UNNES selenggarakan sosialisasi sistem akreditasi perguruan tinggi dan akreditasi program studi yang baru, Selasa (9/5) di ruang Rapat BPM Gd. Prof. Dr. Retno Sriningsih Satmoko, Lt. 2 Kampus Sekaran. Kegiatan yang diikuti para pengelola BPM dan para KPM di lingkungan UNNES bertujuan untuk memperkenalkan sistem dan prosedur penggunaan SAPTO.

Panduan menggunakan SAPTO dari BAN-PT memuat semua informasi yang diperlukan oleh Perguruan Tinggi untuk mengajukan usulan akreditasi secara online melalui SAPTO, mulai dari pembukaan account, pengunduhan template dokumen, penyampaian usulan akreditasi, hingga pemantauan proses akreditasi yang sedang diusulkan.

SAPTO adalah sistem yang diselenggarakan BAN-PT untuk proses akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) dan akreditasi program studi (APS) secara online. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efisiensi, serta kualitas proses AIPT maupun APS. SAPTO terdiri atas elemen-elemen akreditasi seperti pengajuan usulan akreditasi oleh perguruan tinggi, pemeriksaan dokumen, penugasan asesor dan validasi yang dilakukan, proses asesmen kecukupan (AK) dan asesmen lapangan (AL) oleh asesor.

Dalam SAPTO, usulan akreditasi AIPT maupun APS dilaksanakan oleh tiap-tiap perguruan tinggi. Untuk itu, setiap perguruan tinggi diberi 1 (satu) akun dengan  menggunakan kode perguruan tinggi seperti yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti). Akun tersebut digunakan untuk membuka SAPTO dan mengajukan AIPT maupun APS di lingkungan perguruan tinggi yang bersangkutan. Secara operasional, pengajuan AIPT maupun APS akan dilaksanakan oleh BPM UNNES.

Perlu diingat SAPTO dan BAN-PT akan memeriksa dokumen yang diunggah ketika mengajukan usulan akreditasi. Jika dokumen yang diunggah tidak sesuai format yang ditentukan, usulan akreditasi akan ditolak. Untuk menyampaikan data kuantitatif, BAN-PT telah menyiapkan tempelet yang disajikan dalam format excel, dan SAPTO akan membaca setiap data yang disajikan dalam format excel. Jika data yang diunggah tidak sesuai format yang diberikan pada template, SAPTO secara otomatis akan menolak dan memberikan pesan kesalahan. (NS)